Sep 23, 2018

REVIEW DRAMA KOREA : THIRTY BUT SEVENTEEN

23 September 0 Comments

Sutradara yang telah menggarap drama sukses "Pinnochio" kembali menunjukkan bakatnya melalui drama "Thirty But Seventeen".

Drama "Thirty But Seventeen" ini dibintangi oleh aktor dan aktris pendatang baru yang lagi populer-populernya. Lead male diperankan oleh Yang Se Jong yang berhasil mencuri hati penonton wanita dan meraih kepopuleran berkat drama "Temperatur Love". 

Sementara lead female diperankan oleh Shin Hye Sun. Mengawali karir sebagai pemeran pendukung (School 2013, She Was Pretty, Legend Of The Blue Sea, dll) namanya meroket berkat drama keluarga "My Golden Life" yang meraih rating hingga melebihi 40%. Kebayang kan gimana populernya Shin Hye Sun?

SINOPSIS

pemeran versi kecil dan versi dewasa

Di usia 17 tahun, Gong Woo Jin (diperankan oleh Yang Se Jong) jatuh cinta pada seorang gadis yang ia temui di sekitar lingkungan rumahnya. Karena mereka tidak bersekolah di sekolahan yang sama, Gong Woo Jin tidak mengetahui siapa nama gadis itu. 

Gara-gara sifat ceroboh gadis itu, ia salah memakai jaket milik temannya yang bernama No Su Mi. Dan hal itu  membuat Gong Woo Jin berpikir bahwa nama gadis itu adalah No Su Mi. Padahal nama gadis itu yang sesungguhnya adalah Woo Seo Ri (diperankan Shin Hye Sun).

Suatu hari Gong Woo Jin naik bus yang sama dengan gadis itu dan ia menyarankan pada gadis itu untuk turun di halte berikutnya. Namun bus tersebut mengalami kecelakaan. Dan gadis itu mengalami koma, sementara temannya yang bernama No Su Mi meninggal dunia.

Mengetahui berita di TV bahwa No Su Mi meninggal dunia akibat kecelakaan bus, Gong Woo Jin (yang selama ini berpikir bahwa gadis yang ia sukai bernama No Su Mi) terus menyalahkan dirinya sendiri. Jika saja ia tidak menyarankan gadis itu untuk turun di halte berikutnya, gadis itu tidak akan meninggal. Ia pun menjalani hidupnya dengan penuh penyesalan hingga saat ini.

Gadis itu, yang memiliki nama asli Woo Seo Ri, telah mengalami koma selama 15 tahun akibat kecelakaan bus. Suatu hari ia bangun dari koma dan terkejut karena fisiknya telah berubah dan ia menghabiskan 15 tahun dalam hidupnya dengan terbaring di rumah sakit. Ia lalu kabur dari rumah sakit dan bergegas mencari keluarganya.

Woo Seo Ri mendatangi rumah keluarganya namun ternyata rumah itu telah dihuni oleh keluarga Gong Woo Jin. Keluarga Woo Seo Ri tidak diketahui dimana keberadaannya.

Takdir kembali mempertemukan Gong Woo Jin dengan Woo Seo Ri. Namun mereka berdua sama-sama tidak mengenali satu sama lain. Dan bibit cinta pun tumbuh diantara mereka berdua.


Lalu bagaimana perasaan Gong Woo Jin saat mengetahui bahwa ternyata Woo Seo Ri adalah gadis yang selama ini ia cintai...bukan No Su Mi? 

Dan bagaimana sikap Woo Seo Ri setelah mengetahui bahwa Gong Woo Jin adalah orang yang telah membuatnya terbaring koma selama 15 tahun hingga semua impian Woo Seo Ri jadi kandas?

MY REVIEW

Tanpa bermaksud buat mengurangi excitement kalian terhadap drama ini, kalo menurut gw drama ini ga masuk akal banget guys. Terpisah selama 15 tahun lalu ga bisa mengenali wajah orang yang kita sukai.. itu bagi gw ga masuk akal. 

Gw lho masih inget muka temen2 SD atau SMP gw.. apalagi cowok yang gw suka, pasti langsung bisa mengenali walau udah lama ga ketemu. Walaupun fisik mengalami perubahan.. tapi fitur muka seseorang ga akan berubah kecuali kalo melakukan oplas. Ya ga sih?

Kembali lagi.. ini adalah drama yang sifatnya hanya sebuah hiburan, jadi mari kita lupakan keanehannya dan nikmatin aja jalan ceritanya. DONT THINK, FEEL!!! hehehehe


Yang Se Jong itu punya wajah tampan dan bikin orang yang nonton betah ngeliatnya. Aktingnya juga bagus. Tapi gatau kenapa gw ga bisa baper. Gw malah dibuat baper sama second lead-nya, si ponakan, yang diperankan sama Ahn Hyo Seob.


Yang gw suka di drama ini justru adalah lead female-nya. Bagi gw Shin Hye Sun keren banget aktingnya. Usianya 30-an tapi dia harus berakting kayak anak ABG usia 17-an. Dan aktingnya natural banget, ga keliatan dibuat-buat. Walaupun secara visual dia ga cantik-cantik amat, tapi ada sesuatu dari dia yang bikin gw suka.

Jalan cerita drama ini ngga berat. Ringan, fun, dan sweet. 


Jujur aja, gw nonton drama ini malah lebih tertarik sama karakter si ponakan, Yoo Chan. Dia punya keteguhan hati dan visi misi yang jelas.. kalau dia jadi juara di lomba dayung, dia akan menyatakan cinta pada Woo Seo Ri. Dan dia berusaha untuk mewujudkannya dengan mati-matian. Dia ngga malu untuk jatuh cinta pada wanita yang berusia jauh diatasnya. Dan walau masih remaja, tapi dia bisa menerima kekalahan cinta dengan sangat cool #tepoktangan


Trus ada tokoh bernama Jennifer yang juga bikin drama ini jadi lebih seru. Kayak kamus berjalan hihihihi. Gw sempet berharap agar dia punya loveline sama pelatih dayungnya Yoo Chan, supaya dia bahagia hidupnya. Tapi writernim berkata lain. Yasudahlah. Gw suka banget sama pemerannya. Di drama lainpun akting dia selalu unik dan bagus.

Oiya, kembali ke hal yang tidak masuk akal tadi... di episode menjelang tamat, si Woo Seo Ri ini dipertemukan dengan teman masa kecilnya (si dokter) dan tantenya, dan dia bisa mengenali wajah mereka, walau agak sedikit ragu-ragu juga. Trus kenapa dia ngga bisa mengenali muka cowok yang dia suka?? Nahh.. hehe

DON'T THINK, FEEL!

Nah gw sedih banget sama karakter si dokter teman masa kecil Woo Seo Ri. Udah nungguin selama 15 tahun tapi endingnya Seo Ri jadian ama Mr. Gong. Ngenes banget. Tapi at least dia udah jadi seorang dokter.


Well, di Korea sana drama ini dapet rating yang cukup bagus lho.. tembus ke angka 10%. Dari nama para pemainnya aja sudah cukup menjanjikan buat dapet rating yang tinggi. Dan ini termasuk salah satu drama populer tahun 2018 ini.

Dengan begitu Ahn Hyo Seob, yang awalnya dikasting untuk main drama bareng Kim Yoo Jung di "Clean With Passion" sepertinya membuat keputusan yang tepat untuk keluar dari deretan pemain "Clean With Passion" dan lebih memilih untuk  bergabung di drama "Thirty But Seventeen" ini.


Overall, gw puas sama ending drama ini. Manis banget. Dan ga ada banyak karakter jahat, itu yang gw suka.

Oke chingu.. sekian review dariku. Buat kalian yang punya pendapat lain tentang drama ini, boleh lho.. kita sharing-sharing di kolom komentar yah. Gomawoo! Don't think, feel!

Sep 22, 2018

Im Soo Hyang Ungkap Kesan Pertamanya Terhadap Cha Eun Woo

22 September 0 Comments


Im Soo Hyang berkata bahwa Cha Eun Woo ternyata memang ganteng seperti yang ia dengar sebelumnya.

Pada tanggal 20 September, Im Soo Hyang menjalani wawancara atas berakhirnya drama JTBC "My ID is Gangnam Beauty". Dalam wawancara tersebut, ia terus memberikan pujian pada lawan mainnya, Cha Eun Woo.

Saat ditanya apakah Cha Eun Woo memang tampan seperti yang banyak dibicarakan orang, Im Soo Hyang menjawab, "Dia adalah kasting yang sempurna untuk karakter Do Kyung Soo. Seperti yang pernah kudengar sebelumnya, Eun Woo sangat tampan."

Banyak yang berpendapat bahwa chemistry antara Im Soo Hyang dengan Cha Eun Woo semakin kuat saat drama mulai mendekati akhir. Terhadap hal itu Im Soo Hyang merespon, "Aku sangat lega mendengarnya. Jarak usia kami adalah 7 tahun. Jadi aku sangat khawatir."


Ia melanjutkan, "Tapi dia bisa mengikutiku dengan sangat baik. Kurasa dia lebih dewasa dibandingkan pria berusia 22 tahun lainnya. Kwak Dong Yeon, yang memerankan karakter Woo Young, juga pernah menjadi aktor cilik di drama yang kuperankan sebelumnya. Tapi kali ini ia berperan sebagai seniorku. Menurutku ini sangat lucu."

"Mereka mungkin lebih dewasa dariku. Aku adalah anak termuda tapi Eun Woo adalah anak tertua. Kadang-kadang aku merasa bahwa dia adalah oppa bagiku dan di lokasi syuting kami saling menjahili satu sama lain seolah-olah kami adalah teman. Setelah pertemanan kami semakin dekat, kurasa chemistry kami juga semakin kuat. Awalnya aku sangat khawatir, tapi sekarang aku sudah lega."

Aktris cantik ini juga memberikan pujian pada kemampuan akting Cha Eun Eoo, "Dia anak yang pintar, aktor yang pintar. Setiap kali seseorang memberinya masukan, dia dapat menyerapnya dengan cepat. Selama aku berakting dengannya, menurutku dia telah banyak kemajuan dan hal itu membuatku bangga."

"Kekuatannya sebagai aktor adalah kerlipan di matanya. Sangat cocok untuk melodrama. Walaupun dia telah menguasai banyak hal, sepertinya ia akan mampu untuk terus mengguncang hati para penonton wanita. Bahkan menangisnya pun sangat indah. Seolah-olah permata jatuh dari matanya dan aku sangat iri terhadap hal itu."

Source : 1

Sep 17, 2018

REVIEW DRAMA KOREA : MY ID IS GANGNAM BEAUTY

17 September 0 Comments

Drama remaja seputar kehidupan kampus yang tayang di TV kabel JTBC ini diangkat dari sebuah webtoon dengan judul yang sama. Dibintangi oleh Im Soo Hyang dan Cha Eun Woo (member boygrup ASTRO) drama ini bercerita tentang kehidupan seorang gadis yang menjalani operasi plastik karena trauma yang ia alami di masa-masa sekolahnya.

Untuk drama yang tayang di TV kabel, drama ini mendapat rating penonton yang cukup bagus lho. Penggemar webtoon-nya juga merasa puas dengan versi dramanya. Bahkan si penulis webtoon juga memberikan pujian terhadap pemilihan pemain-pemainnya yang dianggap sangat sesuai dengan versi  webtoon.

SINOPSIS

Kang Mi Rae yang hendak masuk dunia perkuliahan memutuskan untuk melakukan operasi plastik di seluruh bagian wajahnya. Walau sang ayah tidak pernah memberikan ijin, namun ia tetap melakukannya berkat dukungan dari sang ibu.

Semasa ia kecil dan duduk di bangku sekolah, ia selalu diledek oleh teman-temannya karena ia punya wajah yang jelek. Ia tak punya teman dan tak pernah mengalami indahnya masa-masa remaja.

Usai menjalani operasi plastik, wajahnya berubah menjadi cantik. Banyak yang terpesona padanya namun ia masih merasa tidak percaya diri.


Saat mulai menjalani kuliah, ia langsung menjadi gadis populer nomor 2 diantara para mahasiswa baru lainnya, walaupun sudah banyak yang menduga bahwa ia cantik karena melakukan operasi plastik. Sementara itu gadis tercantik nomor 1 bernama Hyun Soo A telah memiliki kecantikan alami sejak lahir.

Selain gadis-gadis tercantik, ada juga pria populer yang memiliki level ketampanan bak selebriti bernama Do Kyung Suk. Tipe pria tsundere (dingin diluar tapi hangat didalam) yang tidak punya teman karena ia tidak suka bersosialisasi. Ia pernah bersekolah di sekolah yang sama dengan Mi Rae.

Walau Mi Rae telah menjalani operasi plastik, ternyata Do Kyung Suk dapat  mengenali wajah Mi Rae. Saat Mi Rae mendapat perlakuan buruk dari senior, Do Kyung Suk selalu ada untuk melindungi Mi Rae. Dan hal itu membuat Hyun Soo A merasa tersaingi oleh Mi Rae.

Hyun Soo A lalu berusaha untuk mendekati Do Kyung Suk, bukan karena cinta, tapi karena ia merasa kalah cantik dan kalah populer dengan Mi Rae.

Mi Rae yang merasa bahwa dirinya hanya cantik karena operasi plastik selalu menahan diri agar tidak jatuh cinta pada Do Kyung Suk. Padahal Do Kyung Suk menyukai Mi Rae bukan karena kecantikannya.

Setelah menjalani operasi plastik, perjalanan hidup Mi Rae ternyata tidak seindah yang ia bayangkan. Banyak konflik yang harus ia hadapi karena orang-orang melabelinya dengan sebutan Gangnam Beauty.

MY REVIEW

Awalnya gw ga kepikiran untuk nonton drama ini karena pemainnya belum begitu punya nama di dunia drama. Tapi setelah mencoba nonton episode 1.. ehhh gw keterusan nonton sampai tamat, maraton dalam 2 hari langsung kelar.


Sebenarnya sudah ada beberapa drama yang karakternya menjalani oplas, tapi alur ceritanya tidak berfokus pada oplas itu sendiri. Nah kalo drama ini mengangkat fenomena yang dihadapi oleh gadis-gadis yang merubah wajahnya agar lebih cantik lewat oplas.. which is ternyata mereka juga banyak mengalami konflik batin.

Konflik batin kayak gimana?
Contohnya, mereka harus mempertimbangkan perasaan orang tua yang telah melahirkan mereka. Mereka juga harus pintar menjaga agar wajah aslinya di masa lalu tidak diketahui banyak orang, mereka juga harus siap menghadapi nyinyiran dari orang lain jika hasil oplasnya kurang bagus, dll


Banyak banget pelajaran hidup yang dapat diambil dari drama ini. Salah satunya adalah kecantikan luar bukanlah syarat mutlak seseorang untuk bisa jatuh cinta, tapi inner beauty juga sangat penting. Dan satu hal lagi, drama ini juga mengajak kita untuk tidak melakukan body shamming karena sekecil apapun kata-kata yang kita lontarkan tentang penampilan fisik seseorang akan mampu menyakiti orang tersebut. Stop ngatain gendut, pesek, kerempeng, item, dll  Girls... mari cintai diri kita dan tubuh kita, we are beautiful just the way we are! And stop body shamming!

Kalau di Indonesia kan oplas masih jadi hal yang tabu. Sementara di Korea sana oplas sudah menjadi hal yang lumrah karena orang Korea sangat mengutamakan penampilan. Punya wajah jelek di bully, setelah oplas trus jadi cantik ehh masih kena bully juga. Hadeuuuhh! Disana tu kalo punya wajah jelek nyari kerja susah, apalagi nyari pacar... kkkk

Okay back to drama.

Aku suka sama ide cerita drama ini. Inspiring banget buat kita-kita para cewek. Drama ini merupakan tamparan bagi mereka yang terlalu mengutamakan fisik saat menilai seseorang, padahal yang terpenting sebenarnya adalah hati dan kepribadiannya.


Untuk pemainnya, aku agak kurang sreg sama Im Soo Hyang, menurutku mukanya agak ketuaan untuk memerankan gadis usia 20 tahun. Tapi aktingnya bagus sih. Dia dapat menyampaikan perasaan seorang gadis yang selama hidupnya selalu dibully karena punya wajah jelek lalu tiba tiba ia menjadi gadis populer di kampus dan pria paling tampan di kampus pun bahkan mencintainya. Ekspresi canggung nya tu menjiwai banget.


Sementara pemeran utama pria, Cha Eun Woo, bikin gw betah banget nonton ni drama! Saking gantengnya dia tu kayak keluar dari komik. Apalagi karakternya adalah cowok tsundere dan boyfriend material banget.. tampak dingin dari luar tapi sebenernya hatinya hangat bikin lumer. Terutama saat adegan romantis.. bikin gw halu pengen jadi ceweknya.. hehehee.. 

Awal awal drama kisahnya banyak konflik, lalu drama ini mulai banyak menampilkan adegan komedi romantis setelah melewati sepertiga bagian drama. Waktu tokoh Do Kyung Suk minggat dari rumah dan ngga punya uang tapi ia bertekad untuk ngajak tokoh Mi Rae nonton bioskop dan makan di restoran. Adegan itu lucu banget. Lalu adegan saat mereka ngedate pake baju sekolah.. pengalaman yang seru yah!


Adegan yang menampilkan orang tua Mi Rae juga lucu abis.

Satu hal yang gw suka dari drama ini adalah sutradara tidak menampilkan muka Mi Rae saat remaja (yang diceritakan wajahnya jelek). Muka remaja Mi Rae hanya terlihat sekilas dan kadang di blur, sepertinya bertujuan untuk tidak memperlihatkan definisi "muka jelek" itu seperti apa. Ini patut gw acungi jempol.

Dan tokoh termenyebalkan jatuh kepada... Hyun Soo A.


Gimana ya, Hyun Soo A itu cantik mukanya kalem lemah lembut.. tapi ternyata punya hati buruk rupa. Gw kezel sampe ke ubun-ubun! Tapi dia masih beruntung karena di ending drama, nasib dan reputasinya masih diselamatkan oleh writernim. Peristiwa saat dia diganggu ama stalker-nya itu tidak diketahui oleh teman-teman dikampusnya kan, jadi dia masih punya kesempatan untuk mempercantik hatinya.

Ini sebenernya mungkin hal yang ga begitu penting, tapi gara-gara drama ini gw jadi tau kalau bikin parfum tu ternyata ada hubungannya sama ilmu kimia ya.. mata pelajaran yang paling bikin gw pusing  hehehe

Sebenernya drama ini agak lambat sih alurnya, tapi entah kenapa gw betah nontonnya. Banyak yang mengharap dibikin season 2 soalnya ending drama ini bisa dibilang open ending, jadi ceritanya masih bisa dikembangkan lagi. 

Buat kalian yang suka nonton drama berat sepertinya kurang cocok nonton drama ini.. tapi ga ada salahnya buat dicoba, kali aja malah jadi ketagihan kayak gw hehe

Sep 11, 2018

REVIEW DRAMA : METEOR GARDEN 2018

11 September 0 Comments

Hallo k-drama lovers.. kali ini bukan tentang drama Korea, tapi aku akan membahas drama Cina yang lagi hangat-hangatnya nih, Meteor Garden 2018!

Meteor Garden 2018 ini adalah drama Cina yang bersetting di Shanghai. Ini merupakan remake dari drama Taiwan berjudul Meteor Garden (2001) yang diadaptasi dari manga Jepang berjudul Hana Yori Dango. Hana Yori Dango juga pernah diangkat ke drama Korea berjudul Boys Over Flower (2009) yang dibintangi oleh Lee Min Ho.

Kalian para pecinta drama angkatan milenial, mungkin kalian belum pernah nonton drama Meteor Garden yang versi Taiwan.. soalnya tayang sekitar 17 tahun yang lalu. Tapi mungkin kalian pernah nonton yang versi Korea-nya.

Meteor Garden Versi Taiwan (2001)

Tapi aku yakin banget ya.. hampir semua pecinta drama angkatan jadul pasti pernah nonton drama Meteor Garden versi Taiwan. Yup, dulu drama Meteor Garden ini sangat fenomenal lho guys!

Aku masih inget, dulu drama ini pertama tayang di Indonesia tu di stasiun TV Indosiar. Ehhh malah Indonesia sempet bikin drama tiruannya, bintangnya Leoni dan Indra Brugman, tapi gatau kenapa akhirnya jalan ceritanya dibelokin gaess jadi ga jelas gitu deh.. duuuhh.. endonesaaa.. LOL! Tak hanya Indosiar, drama ini juga berkali-kali di putar di stasiun TV lainnya seperti Trans TV, Trans7, RTV dan RCTI.

Nah.. tahun 2017 ada juga sinetron Indonesia yang mengambil cerita dari drama Meteor Garden, judulnya Siapa Takut Jatuh Cinta, dibintangi Natasha Wilona dan Verrell Bramasta, tayang di SCTV.

Kayak apa sih ceritanya sampai fenomenal di berbagai negara Asia? Simak sinopsis berikut ini.

SINOPSIS


Sanchai, gadis penuh semangat yang berasal dari keluarga kelas bawah bersekolah di Universitas Mingde yang merupakan kampus elit dan terkenal.

Ia lalu bertemu dengan 4 pria populer di kampus tersebut yang berasal dari kalangan konglomerat yang terkenal dengan sebutan F4. Mereka adalah Daoming Si, Huaze Lei, Ximen dan Mei Zuo.

Suatu hari Sanchai terpaksa menantang F4, karena Daoming Si tanpa sengaja telah menghancurkan smartphone milik Sanchai dan ia tidak mau meminta maaf. Sanchai pun mempermalukan Daoming Si dengan menendang pipinya di depan mahasiswa lainnya.

Daoming Si yang punya watak keras kepala dan arogan tak mau kalah. Ia terus menerus melakukan pembullian terhadap Sanchai. Dan Sanchai pun tak pernah gentar menghadapi perlakuan Daoming Si.


Karena sifat Sanchai yang pantang menyerah, lama-lama Daoming Si jatuh hati padanya. Namun Sanchai justru jatuh hati pada anggota F4 lainnya yaitu Huaze Lei. Padahal Huaze Lei telah memiliki seorang wanita idaman.

Daoming Si yang punya sikap kasar dan angkuh terus berusaha membuktikan rasa cintanya pada Sanchai. Namun Sanchai selalu menolaknya.

Konflik semakin rumit saat ibu Daoming Si mengetahui bahwa anaknya menyukai Sanchai. Daoming Si yang berasal dari keluarga konglomerat dianggap tidak sepadan dengan status sosial keluarga Sanchai. Sang ibu pun berusaha untuk memisahkan mereka berdua dengan berbagai cara.

REVIEW

Karena ini adalah drama remake, hampir 95% jalan ceritanya sama persis dengan Meteor Garden versi Taiwan yang tayang tahun 2001 silam.


Untuk pemerannya, versi Taiwan pemerannya lebih matang dan dewasa, kalau yang versi Cina keliatan masih muda-muda, padahal backgroundnya sama-sama anak kuliahan.

Kalau yang versi Taiwan, Sanchai nya berambut panjang, jadi walaupun punya sifat tahan banting, tapi masih ada sentuhan-sentuhan feminimnya. Sementara versi Cina, Sanchai nya berambut pendek, jadi kesan tomboinya agak lebih terasa, walaupun sama-sama cantik.

Untuk karakter Daoming Si, menurutku  mirip banget. Gayanya yang arogan dan nyebelin gitu.. tapi kadang-kadang muncul jiwa kekanak-kanakan yang bikin kita semua jadi naksir ama dia.

Kalo Huaze Lei, menurutku versi Taiwan-nya the best banget lah.. walau yang versi Cina lebih eye candy & imut tapi ekspresinya agak kurang menjiwai #maaf. Ceritanya kan dia klo jalan lemes, ekspresinya datar, ngomongnya pelan, demen bobo, kalem banget tapi manis.. nah gesture-nya versi Cina masih agak kaku.

Sementara itu karakter Mei Zuo dan Ximen juga menurutku lebih bagus versi Taiwan, lebih ceria dan lebih ngebanyol.

Memang ya.. kisah gadis miskin jatuh cinta dengan pria kaya tu sebenernya udah mainstream banget. Buanyaaakk banget drama yang ceritanya kayak gitu. Tapi gatau kenapa justru yang ceritanya kayak gitu biasanya dapat respon yang bagus dari penonton. Ya gimana, kita ni cewek-cewek pas-pas-an tapi kebanyakan pada mimpi pengen punya pacar atau suami yang tampan dan kaya. Hihihihi... haluuuu ya boook...


Style fashionnya, jelassss aku lebih suka yang versi Cina hehehe... soalnya Daoming Si versi Taiwan sukanya pake kaos ketat yang keliatan keteknya.. hadiuuuhh untung ganteng, kalau ngga ganteng kan bikin sakit mata.. walaupun badannya bagus, tapi tetep aja ngeliatnya gimanaaa gitu..

Di episode awal-awal kan diceritakan F4 ngebully Sanchai. Kalau versi Taiwan, adegan bully-nya tu dahsyat banget dan bertubi-tubi, kalau yang versi Cina adegan bully-nya lebih sedikit karena mengikuti aturan dari Badan Penyiaran Cina. Pokoknya adegan-adegan jahatnya tu lebih manusiawi dan lebih sedikit. Tapi justru karena adegan bully-nya hanya sedikit, alasan Daoming Se mencintai Sanchai tu menurutku jadi kurang greget.

Daoming Si ini kan ceritanya bisa jatuh cinta sama Sanchai karena dia tahan banting dan karena dia benci sama Daoming Si. Sanchai berbeda dengan gadis-gadis lain yang gampang nangis, lemah, cuma mentingin penampilan dan suka sama Daoming Si karena kekayaannya. Jadi yang versi Cina ini menurutku si Daoming Si terlalu mudah dan terlalu cepat jatuh cinta ke Sanchai.

Selain itu ada juga perbedaan tentang alasan kenapa F4 begitu disegani. Kalau versi Taiwan, F4 disegani karena mereka adalah anak konglomerat yang keluarganya merupakan penyandang dana terbesar di universitas itu. Tapi kalau versi Cina, F4 terkenal tak hanya karena kaya, namun mereka juga memiliki intelektual dan prestasi yang bagus.

Drama ini banyak banget adegan romantisnya. Adegan kissing-nya juga berkali-kali nongol. Tapi cinta segitiga antara Daoming Si, Sanchai dan Huaze Lei bagiku masih kurang mengaduk-aduk hati.

Aku suka OST-nya bagus bagus, penyanyinya adalah bintang F4 juga. Dan di Meteor Garden 2018 ini juga memakai lagu OST yang sama dengan versi Taiwan lho.. berasa nostalgia jadinya.. 

Untuk endingnya, versi Cina ni endingnya sampai menikah dan kesannya dilama-lamain. Episode terakhirnya, yaitu episode 50, menurutku ga perlu banget karena ceritanya sudah berakhir di episode 48. Jadi 2 episode terakhir tu menurutku ga penting, ga ada juga gapapa.

Kalau ditanya lebih suka versi Cina atau Taiwan, jujur aja aku lebih suka versi Taiwan...nostalgic banget, tapi versi Cina ni lebih enak ditonton karena dari segi fashion dan setting lokasinya lebih kekinian dan lebih indah.


Sekian review dariku.. makasih udah baca, jika kamu punya pendapat lain.. yuuuk boleh kok kita sharing-sharing di kolom komentar.. muachh!

Sep 8, 2018

REVIEW DRAMA KOREA : WOK OF LOVE

08 September 0 Comments

Drama "Wok Of Love" atau judul lainnya "Greasy Melo" dijamin bikin lidah kita ngiler saat nonton! Soalnya drama ini berkisah tentang kehidupan chef dan seputar masak-memasak. Drama ini ditulis oleh penulis drama "Pasta" (tentang masak-memasak juga).

Drama yang dibintangi Junho 2PM, aktor Jang Hyuk dan aktris Jung Rye Won ini mendapat rating yang cukup bagus lho. Namun episode drama ini terpaksa harus dipangkas dari yang semula 40 episode menjadi 38 episode (durasi 30 menit per episode) karena bertepatan dengan adanya siaran pertandingan sepak bola World Cup 2018.

Drama ini adalah drama kedua bagi Junho memerankan karakter utama pria. Sebelumnya ia memerankan karakter utama pria dalam drama "Just Between Lovers", walaupun basicnya adalah penyanyi, tapi kemampuan akting Junho bisa dibilang cukup bagus. Kalau Jang Hyuk dan Jung Rye Won sudah ga perlu diragukan lagi track record-nya ya.

SINOPSIS


Seo Poong (diperankan Junho) adalah seorang chef yang bekerja di sebuah hotel bintang lima bernama Giant Hotel. Walau sedikit arogan, tapi ia telah meniti karir dari bawah secara mati-matian dan mendapat hasil yang cemerlang. Namun kehidupannya mulai kacau saat istrinya berselingkuh dengan pemilik Giant Hotel. Istrinya memilih untuk bercerai dan Poong pun akhirnya kehilangan jabatannya sebagai seorang chef handal di hotel itu.

Lalu takdir mempertemukan Poong dengan seorang wanita cantik yang merupakan anak konglomerat, Dan Sae Woo (diperankan Jung Rye Won) dan seorang ketua gangster bernama Du Chil Sung (diperankan Jang Hyuk).

Demi membalas dendam atas rasa sakit hatinya pada mantan istri dan si pemilik hotel, ia lalu membuka sebuah restoran masakan cina bernama Hungry Wok yang terletak di seberang Giant Hotel dengan bantuan dari gangster Chil Sung. Ia bertekad untuk menunjukkan kemampuannya dan menarik pelanggan  restoran hotel tersebut supaya berpindah ke Hungry Wok.


Perjuangannya dalam menjalankan restoran Hungry Wok tidaklah mudah. Ia tidak memiliki pegawai yang jago memasak dan restoran tersebut selalu sepi pelanggan karena memiliki image yang buruk.

Hidup Dan Sae Woo yang bergelimang harta juga hancur ketika ia gagal melangsungkan pernikahan dengan suaminya, ayahnya masuk penjara dan keluarganya menjadi bangkrut. Ia lalu bekerja di Hungry Wok.

Gara-gara restoran Hungry Wok, terjadilah cinta segitiga antara Poong, Dan Sae Woo dan Du Chil Sung. 

Berhasilkah Poong melakukan aksi balas dendamnya? Dan bagaimana ending kisah cinta mereka bertiga?

MY REVIEW


Buat kalian yang demen masak dan makan, nonton drama ini dijamin seru banget. dan bikin perut jadi laper. Soalnya banyak adegan masak dan banyak menampilkan keahlian para chef saat berada di dapur. Pokoknya kita jadi tahu segala keribetan di sebuah dapur restoran yang memiliki banyak pengunjung.

Aku jadi salut banget sama pemain-pemainnya karena mereka harus belajar tehnik-tehnik dalam memasak which is itu ga mudah. Bahkan Junho, yang berperan jadi chef, harus belajar privat cara memasak pada salah satu chef kondang Korea lho.

Tokoh utama wanita agak sedikit bikin kezel saat terjadi cinta segitiga. Soalnya dia bilang ga suka.. tapi ngasih harapan! Udah gitu plin plan.. Awal-awal sih aku ga suka sama karakternya, agak aneh, tapi lama-lama kok dia jadi menggemaskan dan sweet banget.. kkkk



Awalnya aku pikir pasangan kekasihnya adalah Jang Hyuk dan Jung Rye Won.. tapi ternyata loveline-nya malah Junho dan Jung Rye Won. Tapi aku ga kecewa karena karakter Jang Hyuk dari awal sampai akhir terlihat begitu keren. Diceritakan dia adalah seorang Hyung yang baik dan dia dapat menerima kekalahan cinta dengan sangat cool. Gangster tapi hatinya melo dan baik banget.

Aku suka banget bromance antara karakter Junho dan Jang Hyuk. Aku juga suka keluarga karakter Jung Rye Won.. walau mamanya bikin gregett.. tapi lucu!


Endingnya bagus, tapi agak kurang tuntas sih menurutku. Mungkin karena jumlah episode-nya dipotong, jadi ada beberapa karakter yang ga ketahuan endingnya seperti apa. Contohnya si Gangster Chil Sung.. apakah dia akan bertemu lagi dengan "wanita infus"? Dan mantan istri Poong juga tidak diceritakan kembali nasibnya.

Secara keseluruhan drama ini lumayan bagus dan lucu. Terutama karakter Junho yang ngga mau ngaku bahwa ia suka sama karakter Jung Rye Won... aku jadi gemezzz.. hihi.. dan para anggota gangster & staff dapur juga bikin tambah seru.

Aug 27, 2018

REVIEW FILM KOREA : ALONG WITH THE GODS 2 - THE LAST 49 DAYS

27 August 0 Comments

Setelah film "Along With The Gods - The Two Worlds" meraih sukses besar di dunia perfilman Korea Selatan pada tahun 2017 lalu, akhirnya pada tanggal 1 Agustus 2018 telah dirilis "Along With The Gods - The Last 49 Days". Tiga malaikat maut, Gang Rim (Ha Jung Woo), Haewonmak (Ju Ji Hoon) dan Dukchun (Kim Hyang Gi) kembali bertugas untuk mengantar dan mendampingi arwah manusia yang telah meninggal untuk dapat ber-reinkarnasi. 

Sama seperti seri pertamanya, film yang diangkat dari webtoon karya Joo Ho Min ini kembali meraih sukses besar, diantaranya memecahkan rekor sebagai film dengan penjualan tiket pre-sale tertinggi dalam sejarah industri film Korea Selatan, film yang paling banyak ditonton pada hari pertama pemutaran (1.263.788 penonton) dan mencatat rekor sebagai film yang paling cepat meraih 5 juta penonton, yaitu dalam waktu 5 hari dan film ini telah tembus 10 juta penonton.

Tak hanya di Korea Selatan, film ini juga meraih sukses di Taiwan, Hongkong, Australia, New Zealand dan Amerika Utara. Film ini juga telah dirilis di Indonesia lho!

SINOPSIS


Melanjutkan kisah dari seri sebelumnya, tiga malaikat maut, Gang Rim, Haewonmak dan Dukchun akan mendampingi arwah seorang Suri Tauladan berikutnya yang merupakan adik dari Ja Hong yang bernama Kim Soo Hong. Dalam prosesnya, Raja Yeomra meminta agar mereka dapat mengambil nyawa seorang kakek yang telah melewati masa takdir hidupnya. Namun sang kakek tersebut dilindungi  oleh seorang Dewa Rumah Tangga (diperankan Ma Dong Seok) yang membuat banyak malaikat maut kewalahan saat berusaha untuk mengambil nyawa sang kakek.


Dalam misi ini, mereka bertiga berbagi tugas. Gang Rim akan mendampingi Kim Soo Hong di berbagai pengadilan akhirat, sementara Haewonmak dan Dukchun bertugas untuk menjemput ajal sang kakek yang dilindungi oleh Dewa Rumah Tangga.

Haewonmak dan Dukchun, yang telah kehilangan ingatan tentang kisah hidup mereka 1000 tahun yang lalu, secara perlahan akhirnya mengetahuinya dari Dewa Rumah Tangga. Rahasia tentang hubungan antara ketiga malaikat maut ini akhirnya terungkap.

ULASANKU...

Film yang telah ditunggu-tunggu oleh para pecinta film ini terbukti kembali memikat hati penonton. Kalau aku bilang sih film bergenre fantasi ini tu ibarat Harry Potter atau Lord Of The Ring-nya Korea. Film ini kabarnya juga telah direncanakan untuk diproduksi seri ke 3 dan 4 nya.



Untuk yang belum nonton seri pertamanya, mungkin akan agak bingung saat nonton seri ke-2 nya. Jadi aku sarankan kalian tonton dulu seri pertamanya agar gregetnya lebih merasuk ke jiwa! Nah.. kemarin kan aku nonton film ini di bioskop. CGV sama adikku, adikku yang belum nonton seri pertamanya ternyata bisa juga ngikutin jalan cerita film seri ke-2 ini walaupun ditengah-tengah film suka nanya-nanya juga sih..


Kalo di Indonesia kayaknya penonton yang  dominan adalah fans nya DO EXO ya.. euforianya kerasa banget. Waktu di bioskop penontonnya pada ketawa ketiwi di ending film.. ada adegan DO yang lucu sangat.. kkkk.. tapi kalo aku lebih terpesona sama Ju Ji Hoon.. hehe.. ketahuan kan kalau diriku adalah penggemar drama Korea angkatan jadul.. LOL

Jalan ceritanya ga perlu diragukan lagi lah, lucunya dapet, sedihnya juga dapet.. walaupun menurutku tidak se-sedih seri pertamanya. Di seri pertama ada banyak sekali momen yang menyayat hati bikin pengen mewek.

Plot twist-nya juga keren banget. Jika seri pertama lebih berfokus pada proses pengadilan di akhirat, seri kedua ini lebih berfokus pada rahasia kelam dari masa lalu ketiga malaikat maut itu.

Film ini semakin keren karena menampilkan 3 setting yaitu setting di pengadilan akhirat, setting masa sekarang dan setting masa 1000 tahun lalu pada zaman Goryeo. Kebayang kan gimana mata kita dimanjakan dengan cinematografinya yang aduhai?!

Visual effectnya keren!
Akting pemainnya jempolan!
Endingnya juga indah! 

Jujur aja, saat nonton film ini aku telah membuat prediksi tentang endingnya, dan ternyata melesettt sodara-sodara. Tentang hubungan mereka bertiga, terutama hubungan Gang Rim dan Haewonmak agak mudah ditebak sih, tapi alurnya benar-benar penuh kejutan. Dan disini Haewonmak lebih lutcuuuu dibanding seri pertama. 

Hmmm.. aku ngga bisa menemukan kekurangan film ini, mungkin karena aku berhasil dibuat tersihir dan itu artinya ini adalah film yang WAJIBBBB TONTON! Dah itu aja. WAJIB yah!

Aug 9, 2018

REVIEW DRAMA KOREA : ARE YOU HUMAN TOO?

09 August 4 Comments

Dibuat dengan budget yang besar, drama science fiction "Are You Human Too?" ini telah selesai diproduksi sebelum tayang. Dibintangi oleh Seo Kang Joon dan Gong Seung Yeon, drama ini mengangkat tema robot kecerdasan (artificial inteligent).

Drama sepanjang 36 episode (durasi 30 menit/episode) ini awalnya direncanakan tayang pada bulan Januari 2018, namun ditunda karena ada sedikit editing dan akhirnya resmi tayang perdana pada tanggal 4 Juni 2018 di KBS2 TV.

Pada tanggal 9 - 12 April 2018 drama ini telah diputar secara sekilas di festival drama dunia Marché International des Programs de Télévision (MIPTV 2018), yang diadakan di Cannes, Prancis. Dan menurut media, banyak perusahaan penyiaran dari negara lain yang ingin membeli hak siar drama ini lho.

Seo Kang Joon memerankan 2 karakter sekaligus di drama ini yaitu seorang keturunan konglomerat & penerus tahta perusahaan bernama Nam Sin dan sebuah robot yang memiliki wajah menyerupai dirinya, bernama Nam Sin III. Si Robot akan jatuh cinta pada bodyguard cantik yang diperankan oleh aktris Gong Seung Yeon.

Berbeda dengan drama komedi romantis "I Am Not A Robot" yang dibintangi Yoo Seung Ho dan Chae Soo Bin, walaupun sama-sama mengangkat robot sebagai tokoh utama, tapi "Are You Human Too?" ini memiliki jalan cerita yang lebih kompleks.

Kayak apa sih ceritanya?

SINOPSIS


Nam Sin, seorang keturunan dari pemilik perusahaan terkemuka di Korea tumbuh menjadi pria arogan karena ayahnya telah meninggal dan ia dipisahkan dari ibunya selama 20 tahun.

Sang ibu, yang merupakan seorang pakar teknologi, telah lama menetap di Republik Ceko dan untuk menghilangkan rasa kehilangannya terhadap Nam Sin, ia membuat sebuah robot canggih yang menyerupai manusia dan memiliki wajah yang sama seperti Nam Sin. Robot itu diberi nama Nam Sin III.

Karena ingin bertemu dengan ibunya, Nam Sin memutuskan untuk terbang ke Ceko. Ia dibuntuti oleh seseorang yang berniat untuk membunuhnya. Orang tersebut merupakan utusan petinggi perusahaan yang ingin merebut posisi direktur.

Saat berusaha menghindar dari kejaran pembunuh itu, tak sengaja Nam Sin dan si robot bertemu. Namun pada saat itu juga, Nam Sin ditabrak oleh truk dan ia mengalami koma.

Sang ibu akhirnya memutuskan untuk mengirim si robot ke Korea dan menyuruhnya berpura-pura menjadi Nam Sin agar perusahaan tidak jatuh ke tangan orang yang ingin merebutnya.

Setelah si robot menjalani training agar sikapnya bisa menyerupai Nam Sin, ia langsung terjun ke perusahaan dan menjalankan tugasnya dengan baik. Dan dalam prosesnya, si robot menjalin hubungan dengan seorang bodyguard wanita bernama Kang So Bong.

Konflik makin rumit saat Nam Sin bangun dari koma. Ia merasa kaget dan tidak bisa menerima kehadiran si robot yang telah menggantikan perannya selama ia koma. Apalagi saat semua orang berpendapat bahwa si robot memiliki sikap dan prestasi yang lebih baik dibanding dirinya.

Bagaimana si robot dapat memahami emosi dan menyesuaikan diri dengan kehidupan manusia?

Saat harus memilih antara Nam Sin dengan si robot, siapa yang akan dipilih oleh sang ibu?

Dan bagaimana seorang wanita dapat jatuh cinta dengan seorang robot?

MY REVIEW

Walau di awal-awal drama agak sedikit terganggu dengan tokoh utama wanitanya, tapi aku suka dengan jalan cerita drama ini.


Tokoh utama pria, Seo Kang Joon, menurutku cukup berhasil memerankan karakternya sebagai chaebol arogan dan juga sebagai seorang robot. Ngga gampang lhooo memerankan 2 karakter sekaligus.. apalagi jadi robot.. aktingnya keliatan natural, dan kalau diperhatikan  tatapan mata dan senyumnya saat menjadi robot.. konsisten dari awal sampai akhir drama. Baca-baca komentar netizen Korea, banyak yang memuji aktingnya di drama ini.

Aku mau kasih standing applause buat aktingnya Seo Kang Joon!


Saat jadi Nam Shin yang arogan, dia bisa berakting super jahat hingga membuat penonton geregetan ama sifatnya. Tapi saat dia jadi robot, dia bisa membuat penonton begitu mencintainya. 

Nah kalo tokoh utama wanita... jujur ya.. menurutku karakternya agak kurang oke. Karakternya kan jadi seorang bodyguard, tapi dari awal drama hingga pertengahan, aku sama sekali ga menemukan ada adegan dimana dia bertindak seperti layaknya seorang bodyguard. Dan apa ya.. kurang tangguh walaupun dia basic-nya adalah seorang petinju. Udah gitu, dia selalu bangun kesiangan. I mean... come on... dia kan ceritanya jadi bodyguard di perusahaan terkemuka, pastinya dia punya kemampuan bela diri yang oke dan profesionalisme yang tinggi donk?!! Dan hal itu kurang begitu diperlihatkan.


Di awal-awal drama karakternya juga sedikit annoying sih menurutku. 

Ada sebuah adegan yang kurang asik lah.. hampir membuatku menyerah untuk melanjutkan nonton drama ini. Diceritakan si cewe ini hampir mati saat ada kebakaran, lalu ia diselamatkan si robot. Nyawanya tertolong kan ya... tapi bukannya berterima kasih dan membalas budi si robot.. tapi dia malah berkomplot dengan penjahat untuk mengungkap jati diri si robot. SEBEL. Tapi pada akhirnya dia tulus membantu si robot dan malah jatuh cinta ama robot.

Okay... cukup bahas tokoh wanitanya.. back to drama..

Episode awal drama ini syutingnya dilakukan di Ceko. Pemandangannya bagus lhooo...


Tayang di TV nasional KBS2, rating drama ini biasa-biasa aja sih untuk drama dengan budget yang besar. Efek komputernya cukup bagus menurutku. Apalagi saat Nam Sin dan si robot (yang dua-duanya diperankan oleh Seo Kang Joon) berada dalam satu frame. Seo Kang Joon ngobrol ama Seo Kang Joon... keren!

Drama ini cukup menarik dan punya makna yang dalam. Pertanyaan "Are you human too?" adalah pertanyaan yang ada pada diri si robot saat melihat manusia berbuat kejahatan hingga tak layak untuk disebut sebagai manusia. Diceritakan robot ini punya karakter yang pure layaknya seorang bayi. Dia akan memeluk saat melihat orang menangis dan bisa menjadi teman yang baik.


Banyak yang bilang endingnya sweet... tapi aku agak kurang sreg sama endingnya. Walaupun ini drama fiksi, tapi manusia dan robot menjalin cinta dan berciuman tu ngga realistis banget ya.. masa depannya gimana? robot kan ga bisa tua sementara si cewek bisa tua.. atau jangan jangan bakalan ada "Are You Human Too 2?" kkkkk

hehe kenapa ngga dibuat gini aja, Nam Sin yang arogan berubah jadi baik, dan karena sebuah kecelakaan, sebagian tubuhnya terpaksa harus diganti dengan tubuh si Robot Nam Sin.. atau dia mengalami kerusakan otak dan otaknya diganti dengan memori si robot.. hihihi... mengarang indah! Yatapi at least agak lebih realistis lah ya.. dan win win solution buat Nam Sin dan si Robot.. hahah kasian kan Nam Sin jadi jomblooo.. LOL

Tapi ending yang dibuat sama writernim juga bagus, apalagi saat si Robot Nam Sin, yang selama ini merupakan robot yang sempurna, telah kehilangan beberapa fungsi dalam tubuhnya dan membuatnya jadi seperti manusia.. (manusia kan ga ada yang sempurna) dan akhirnya si robot bisa meneteskan air mata. Uhhh that feel... 

lagi lagi, namanya juga drama.. kita nikmatin aja ^^


Oh iya, satu hal yang aku suka dari jalan ceritanya, perusahaan akhirnya jatuh ke tangan orang yang tepat. Sejak awal episode aku suka banget sama karakter Ji Young Hoon, asisten Nam Sin. Dia pintar, attitude nya bagus, begitu loyal ke Nam Sin dan selalu ingin yang terbaik untuk perusahaan (dan tentu saja dia ganteng). Dia selalu menahan diri untuk tidak mengincar posisi direktur walaupun dia memiliki kemampuan yang baik untuk memimpin perusahaan. And finally dia dapet apa yang pantas untuk dia dapatkan!

Semoga dia dapet Best Supporting Actor. Award lah.. aku suka banget #muahhh

Sekian review dariku ya.. met nonton ^^