Oct 22, 2017

# BattleshipIsland # K-Movie

REVIEW FILM KOREA : THE BATTLESHIP ISLAND



Anyeong haseyo pecinta drama & film Korea. Akhirnya aku bikin review film ini padahal film ini udah agak lama tayang dan bahkan sudah tayang juga di bioskop Indonesia (walo ngga seluruh Indonesia ya...)

Mungkin banyak yang penasaran pengen lihat film ini karena ada aktor ganteng So Ji Sub atau Song Joong Ki.. alasan aku nonton film ini bukan karena mereka, tapi karena nama besar Hwang Jung Min yang telah banyak bermain film populer dan berpenghasilan besar seperti "Veteran" dan "A Violent Prosecutor".

Pertama-tama perlu aku kasih tahu nih, buat yang ngga tahan atau ga suka liat adegan kekerasan, film ini bukan pilihan yang tepat untuk ditonton ya.. tapi sayang juga kalo film ini ngga ditonton, soalnya ada 2 cowok ganteng yang kelihatan gagah saat marah, hihi

Inti cerita "The Battleship Island" adalah tentang ratusan rakyat Korea yang dijadikan buruh tambang secara paksa oleh bangsa Jepang di Pulau Hashima, dan mereka ingin membebaskan diri dari penjajahan tersebut. Film ini bersetting pada tahun 1945 pada masa Nagasaki dan Hirosima dibom oleh Amerika.

Setelah dirilisnya film ini, banyak kontroversi yang menyelimuti, diantaranya adalah kontroversi tentang monopoli penayangan film ini di bioskop di seluruh Korea dan kontroversi tentang kandungan unsur sejarah yang dinilai tidak sesuai dengan yang sebenarnya terjadi.

Namun terlepas dari segala kontroversi tersebut, film ini telah mampu menarik sebanyak 6,5 juta penonton di Korea. Bukan jumlah yang fantastis, namun angka tersebut cukup baik mengingat segala kontroversi yang melanda.

STORYLINE


Lee Kang Ok (diperankan Hwang Jung Min) adalah seorang pemimpin grup musik yang selalu menyuguhkan keceriaan. Istrinya telah meninggal dan anak perempuan satu-satunya, So Hee (diperankan artis cilik Kim Soo Ahn) menjadi vokalis grup musik itu.

Bertekad untuk mencari kehidupan yang lebih baik untuk anaknya, ia ingin pindah ke Jepang. Bersama dengan anak dan seluruh kru band musiknya dan rakyat Korea lainnya, ia naik sebuah kapal yang berlayar menuju ke Jepang. Namun saat tiba di sebuah pulau, mereka dijebak dan dipaksa naik ke sebuah kereta dan dibawa lagi ke pulau lainnya yang tidak sesuai dengan tujuan semula. Pulau tersebut bernama Hashima. Disinilah nasib buruk mereka dimulai.

Saat mereka tiba di Pulau Hashima, mereka diperiksa, barang-barang mereka disita dan pakaian mereka dilucuti (ada adegan almost naked disini). Yang pria dijadikan budak untuk mencari batu berharga di pulau tersebut. Sementara yang perempuan dicek keperawanannya dan dijadikan wanita penghibur.


Diantara budak-budak tersebut ada pria bernama Choi Chil Sung (diperankan So Ji Sub). Ia sangat temperamental, pintar berkelahi dan punya nyali besar untuk melakukan pemberontakan. Namun sebenarnya hatinya sangat lembut.

Dalam kondisi perbudakan yang teramat keji dan tidak manusiawi, tokoh pergerakan Korea mengirimkan seorang tentara yang memiliki kemampuan hebat dalam segala hal, Park Moo Young (diperankan Song Joong Ki) untuk menyusup ke Pulau Hashima dan menyelamatkan tokoh pergerakan yang juga dijadikan budak disana bernama Yoon Hak Chul.


Menjalankan misi di Pulau Hashima, Park Moo Young berhasil menemukan dokumen keuangan yang berisi dana-dana yang dikorupsi oleh pejabat Jepang dan ternyata dalam dokumen tersebut diketahui bahwa Yoon Hak Chul bersekutu dengan Jepang. Ia secara sengaja merancang strategi agak para budak dari Korea tersebut tidak bisa melarikan diri dan tidak bisa melakukan pemberontakan.

Mengetahui hal tersebut, Park Moo Young bekerjasama dengan Choi Chil Sung dan Lee Kang Ok menyusun rencana pemberontakan dan rencana untuk meloloskan diri dari Pulau Hashima. Dan dimulailah pertempurannya.

----------------------------------

Secara keseluruhan, menurutku film ini biasa-biasa aja. Mungkin karena film ini too dark dan terlalu banyak adegan kekerasan dan sesuatu yang menjijikkan, jadi agak kurang enak buat ditonton.

Dengan aktor aktor papan atas seperti Hwang Jung Min, So Ji Sub dan Song Joong Ki serta publikasinya yang heboh banget, aku berharap film ini akan jadi tontonan seru, tapi sayangnya semua tidak seperti yang kuharapkan. Dan yang patut diacungi jempol adalah akting aktris cilik Kim Soo Ahn.

Ada karakter orang Korea bernama Song Joong Goo (diperankan oleh Kim Min Jae) yang mendukung Jepang dan ia sok berkuasa merasa jadi pemimpin para buruh. Tokoh ini hampir selalu ada di segala adegan, dan itu menurutku agak aneh ya.. kok dia lagi dia lagi.. hehe

Diantara segala hal.. menurutku yang bagus dari film ini adalah setting tempatnya. Lorong-lorong tambang dan bangunan di Pulau Hashima ini dibuat dengan apik dan mampu menggambarkan kelamnya perbudakan saat itu.

Sekian review dariku. Nantikan review drama & film korea lainnya, makasih.


No comments:

Post a Comment