REVIEW DRAMA KOREA : 100 DAYS MY PRINCE


100 Days My Prince adalah salah satu drama tahun 2018 yang wajib untuk kalian kepoin. Drama ini populer banget lho, walau tayang di tv kabel tapi berhasil tamat dengan rating yang cukup tinggi yaitu 14,4% dan rating tertinggi sebesar 16,7%.

Dengan perolehan rating tersebut membuat drama ini menjadi drama dengan rating tertinggi ke-4 yang pernah tayang di tvN setelah Reply1988 (18.8%), Goblin (18.6%) dan Mr. Sunshine (18.12%). Luar biasa kan?

Bahkan pencapaian rating yang tinggi tersebut ternyata diluar prediksi para pemainnya. Para pemain berprediksi bahwa ratingnya akan berada di kisaran angka 3%. Pemain utamanya, Do Kyung Soo pernah membuat janji bahwa jika drama ini mendapat rating diatas 10% maka ia akan mengajak pemain lainnya untuk ngedance lagu EXO. Dan janji tersebut bisa ia tepati. Simak videonya dibawah ini!


Drama yang tayang mulai tanggal 10 September 2018 ini tak hanya meraih prestasi dalam perolehan rating saja, namun drama ini juga menjadi drama yang paling banyak diperbincangkan secara online (most buzzworthy) dan menjadi penguasa untuk drama yang tayang tiap Senin - Selasa. Selain itu, drama ini juga dinobatkan sebagai drama terbaik nomor 2 di tahun 2018 oleh para ahli, peringkat pertama diduduki oleh drama Mr. Sunshine.

Drama yang bersetting pada masa Joseon ini ditulis oleh No Ji Sul, writernim yang sebelumnya telah menghasilkan karya diantaranya My Lovely Girl dan Scent Of A Woman. Drama ini juga sangat dinantikan oleh pecinta kpop karena dibintangi oleh member grup EXO, Do Kyung Soo.

SINOPSIS

Lee Yul (lead male / putra mahkota) : diperankan oleh Do Kyung Soo

Yoon Yi Seo (lead female) : diperankan oleh Nam Ji Hyun

Berteman semasa kecil, Lee Yul dan Yoon Yi Seo saling mencintai. Lee Yul bahkan berjanji bahwa kelak ia akan menikahi Yoon Yi Seo. Namun ayah Lee Yul mencoba merebut tahta kerajaan dengan  bantuan dari Perdana Menteri yang jahat. Ia melakukan kudeta dan membunuh ayah Yoon Yi Seo. Nasib tragis akhirnya memisahkan Lee Yul dengan Yoon Yi Seo.

Beberapa tahun kemudian, Lee Yul tumbuh sebagai Putra Mahkota yang pintar dalam segala hal namun hatinya hampa karena kehilangan dua wanita yang ia cintai, yaitu ibunda dan Yoon Yi Seo. Sebagai Putra Mahkota, kebijakan Lee Yul selalu bertentangan dengan Perdana Menteri yang jahat. Demi mempertahankan kekuasannya, Perdana Menteri pun merencanakan aksi pembunuhan terhadap Lee Yul. Lee Yul selamat dari percobaan pembunuhan tersebut namun ia mengalami amnesia.

Karena amnesia, ia tidak dapat mengingat jati dirinya dan ia tinggal sebagai rakyat jelata di sebuah desa. Takdir kembali mempertemukannya  dengan wanita yang ia cintai yaitu Yoon Yi Seo. Namun mereka tidak dapat mengenali satu sama lain. Berkat perintah dari istana, Lee Yul dan Yoon Yi Seo terpaksa menikah tanpa cinta.

Bagaimana perjuangan Lee Yul untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan rakyat jelata? Bisakah ia mendapatkan ingatannya kembali sebagai seorang putra mahkota? Akankah kisah cinta mereka bersemi kembali?

MY REVIEW

Buat kalian yang sudah sering nonton drama korea masa Joseon atau jaman kerajaan, pasti sudah hafal bahwa drama-drama kerajaan tu isinya selalu seputar perebutan kekuasaan, dan kalian pasti ga asing dengan karakter pejabat yang jahat, ratu yang culas, raja yang ngga kompeten dan kisah cinta yang menyakitkan dan tragis.

Drama ini juga sama guys, tipikal jalan ceritanya sebenernya sama dengan drama-drama era Joseon lainnya. Buat gw yang udah sering nonton drama sageuk, kalo gw bilang, ga ada yang spesial dengan jalan ceritanya. Tapi drama ini memang memiliki perbedaan dengan drama sageuk lainnya yaitu adanya unsur komedi romantis yang bikin drama ini seru untuk diikuti dan ngga  terasa begitu berat.

Satu lagi yang spesial di drama ini menurutku adalah aktingnya Do Kyung Soo!


No.. No..No..! Gw bukan penggemar EXO atau Do Kyung Soo. Tapi harus gw akui bahwa akting DO di drama ini bagus banget. So far sih gw bisa bilang bahwa dia masuk dalam jajaran idol-turned-actor terbaik saat ini. Karirnya di dunia akting cukup cemerlang. Cucokk banget dia meranin seorang putra mahkota dengan ekspresi datar dan penuh wibawa. Gw perhatiin dari awal sampai akhir drama, ekpresi cool-nya tu konsisten banget. Bahkan sebuah media sampai menjulukinya sebagai "Kim Soo Hyun Saat Ini". Wow kan!


Nah kalo Nam Ji Hyun, karena dia masih muda dan suaranya imut banget.. suaranya kayak anak kecil, jadi kadang gw berpikir bahwa dia agak ga cocok memerankan seorang wanita berusia 28 tahun. Tapi karena banyak adegan yang lucu, suara dia yang imut dan mimik muka dia yang lucu jadi bikin drama ini seger dan bisa ngimbangin karakter putra mahkota yang dingin banget.

Kalau tadi kan tentang aktris pemerannya, yaitu Nam Ji Hyun, sekarang gw mau sorotin tentang karakter yang dia perankan. Jujur gw agak kecewa dengan pengembangan karakter utama wanita. Yoon Yi Seo ini kan ceritanya anak bangsawan yang pintar dan baik, tapi di masa kecilnya ia mengalami kejadian tragis, ia menyaksikan dengan kedua matanya saat ayahnya dibunuh, ia harus berpisah dengan kakaknya, dan ia lalu hidup sebagai rakyat jelata. Dari pengalaman hidup yang pahit itu, gw berharap karakter Yoon Yi Seo akan tumbuh jadi wanita kuat dan memegang peranan penting dalam perebutan kekuasaan di istana... tapi oh writernim.. kenapa karakter utama wanita ini ngga dikembangkan dengan baik, kesan yang gw tangkap adalah dia jadi wanita yang terlalu baik, lemah dan pasrah. Padahal sang kakak sudah berusaha mati-matian untuk menjadi penyelamat Yoon Yi Seo, sampai rela menjadi seorang pembunuh demi melindungi adiknya. Dia jadi ngga punya modal untuk menjadi seorang permaisuri yang kuat dalam menghadapi kejamnya kehidupan istana. Ya gag sih??


Dari segi jalan cerita, awal drama ini lucu dan seru banget, tapi di pertengahan drama tu terkesan agak draggy gitu, ada beberapa adegan yang sebenarnya ga terlalu penting dan agak merusak alur keseriusan drama ini. Jadi pas lagi tegang-tegangnya, ehh tau tau mood tegang itu jadi hilang. Dan writernim seperti kehilangan arah mau bikin alur ceritanya kayak gimana. 

Selain yang udah gw sebutin diatas, gw juga ada beberapa catatan tentang alur cerita drama ini.

Satu, adegan saat putra mahkota dinyatakan meninggal padahal yang meninggal sebenernya adalah ajudannya, ini mirip sama adegan di drama Queen For Seven Days. So bisa gw bilang ide ceritanya bukanlah sesuatu yang fresh.

Dua, writernim gag konsisten banget dalam menggambarkan karakter si juru sita yang ngga bisa mengenali wajah orang itu. Kenapa dia butuh waktu yang lama untuk mengenali si putra mahkota?? Padahal untuk mengenali tokoh-tokoh lainnya cuma butuh waktu singkat.

Tiga, Yoon Yi Seo alias Hong Shim ini kan diceritakan gamau nikah karena dia masih menunggu cinta pertamanya yaitu Lee Yul Kecil. Tapi seiring berjalannya waktu, saat ia terpaksa harus nikah sama Putra Mahkota dan mulai jatuh cinta padanya, dia sama sekali ngga inget lagi tentang cinta pertama yang membuat ia menjomblo hingga usia 28 tahun. Semudah itukah ia lupa sama cinta pertamanya?? Atau karena pesona putra mahkota yang hard to resist makanya Hong Shim langsung lupa ma cinta pertamanya?? 

Oke baiklah.. gw akan stop membahas kejanggalan drama ini versi gw. Maafkan gw yang terlalu kritis ini hehe... Selanjutnya gw akan bahas hal yang seru tentang drama ini.

Tentang akting DO udah gw jelasin diatas yah. Aktingnya bagus banget. Intinya gw kesengsem banget sama putra mahkota yang hilang ingatan ini. Banyak adegan-adegan yang mengocok perut dan bawaannya tu pengen jitak si putra mahkota yang mendadak jadi rakyat jelata ini. Lutcu! Ditambah lagi ama suara dia yang renyah banget... Kharisma!


Karakter para rakyat jelata juga bikin seger karena banyak adegan lucunya. Gw paling suka sama karakter yang diperankan oleh Kim Ki Doo. Pokoknya kalo ada drama yang salah satu pemerannya adalah Kim Ki Doo, dijamin drama itu pasti ada lucu-lucunya. Lhawong liat muka dia aja udah pengen ketawa.. lucu lucu nggemesin gitu kkkkk! Dan dialog yang dia ucapkan di drama ini adalah selalu seputar bagaimana cara Putra Mahkota untuk mendekati Hong Shim. Lucu banget guys!


Gw dibuat terharu sama kisah cinta antara kakak Yoon Yi Seo dengan Permaisuri.  Keberadaan mereka membuat drama ini memiliki rasa 'saeguk serius' bukan 'saeguk komedi romantis' and i love it.

Memang sih, si Permaisuri ini kadang jahat juga karena terpengaruh sama Perdana Menteri. Tapi kisah cinta mereka tu tragis dan menyentuh hati banget. Gw ingin ending yang bahagia untuk mereka berdua. Tapi writernim berkata lain.. yowes gapapa. 

Kalo tentang kemistri antara lead male dan lead female, walau ga banyak adegan romantis, bagi gw kemistri mereka cukup bagus. Tapi bakalan lebih mengaduk-aduk hati lagi jika kisah cinta mereka tak hanya tragis di awal episode saja, misalnya ditambahin konflik cinta yang berat di pertengahan drama, pasti bakalan makin mengena di hati. Atau bisa juga konflik cinta segitiga antara Hong Shin, Putra Mahkota dan Juru Sita lebih di explore lagi.


Alhamdulillah endingnya bahagia!

Gw sebenernya berharap pertarungan antara Putra Mahkota dengan Perdana Menteri bisa agak lebih lama, biar makin klimaks gregetnya. Tapi di episode final, pertarungan mereka cuma dibuat 5 menit doank, trus Perdana Menteri meninggal, udah gitu doank. Banyak netizen yang mengkritik endingnya, tapi it's okay lah, toh rating episode finalnya juga tinggi kan.. hehehhe

Terlepas dari segala kritikan gw (abaikan saja, gpp.. sumpah! hihi) overall, drama ini bagus dan menghibur  buat ditonton. Suara mbak Gummy yang merdu juga bikin drama ini makin indah.


No comments