REVIEW DRAMA KOREA : THE CROWNED CLOWN


Salah satu drama korea sageuk (jaman kerajaan) favorit gw adalah The Crowned Clown ini.

Drama yang dibintangi oleh aktor muda Yeo Jin Goo dan aktris Lee Se Young ini diangkat dari sebuah film populer berjudul Masquerade atau Gwanghae. Film Masquerade dibintangi oleh aktor papan atas Lee Byung Hun dan telah menjadi film berlatar belakang sejarah yang memiliki jumlah penonton terbanyak sepanjang masa yaitu 12,3 juta penonton. Film ini juga berhasil mendapatkan banyak banget award di acara penghargaan bergengsi. Film Masquerade bercerita tentang seorang badut yang disuruh untuk menyamar sebagai seorang raja.


Kembali ke drama The Crowned Clown..
Drama yang tayang di tvN mulai tanggal 7 Januari 2019 ini cukup populer lho, berdasarkan Nielsen episode pertama drama ini mendapat rating 5,7% dan episode terakhirnya mendapat rating 10,851%. Dengan rating yang tinggi tersebut, sampai saat gw nulis review ini, drama ini masih memegang rekor sebagai drama dengan rating tertinggi di tvN yang tayang di tahun 2019.

SINOPSIS


Bercerita tentang Raja Gwanghae / Yi Hun, karena banyaknya pihak yang ingin menggulingkan raja, raja selalu hidup dengan diliputi perasaan tidak aman. Ia lalu mencari cara untuk bisa menghindar dari semua usaha lawan yang ingin membunuhnya. Tersebar rumor bahwa ada seorang badut bernama Hasun yang mempunyai wajah yang sangat mirip dengannya. Raja lalu menangkap badut tersebut dan menyuruhnya untuk berpura-pura menjadi dirinya agar bisa mengelabui musuh. Saat Hasun berpura-pura menjadi raja, ia jatuh cinta pada ratu dan ratu-pun juga jatuh cinta padanya tanpa tahu bahwa sebenarnya ia adalah raja palsu.

REVIEW DARIKU



Walaupun drama ini diangkat dari sebuah film populer, tapi ceritanya tidak sama 100%, malah klo menurut gw ceritanya hanya mirip 50% aja. Tapi baik versi drama dan versi film menurutku sama-sama bagus.

Yang paling gw suka dari drama ini adalah akting Yeo Jin Goo. Karena dia harus memerankan karakter yang sebelumnya pernah diperankan oleh aktor papan atas Lee Byung Hun, awalnya gw sempet mikir, "bisa gag yaaa dia menghidupkan karakter si badut??" dan ternyata setelah tayang episode 1, netizen korea rame-rame memuji kemampuan akting Yeo Jin Goo. Dan berkat perannya di drama ini, Yeo Jin Goo berhasil masuk nominasi sebagai Best Actor di Baeksang Arts Awards 2019 (penghargaan paling bergengsi) bersaing dengan Lee Byung Hun. Mantabbhhh!

adegan raja asli saat marah ke raja palsu .. yup.. 2-2nya diperankan oleh orang yang sama, efek CGI-nya bagus yah bisa membuat mereka dalam 1 frame
Di drama ini, Yeo Jin Goo harus berperan ganda, sebagai badut bernama Ha Sun yang menjelma jadi raja palsu dan sebagai raja yang punya sifat jahat. Ini bukan karakter yang mudah untuk diperankan. Tapi Yeo Jin Goo memerankannya dengan begitu apik padahal dia adalah aktor muda. Suaranya yang nge-bass cocok banget buat berperan di drama-drama sageuk. Yeo Jin Goo memang mengawali karirnya di dunia akting sejak masih kecil dan sudah membintangi berbagai judul drama maupun film, tapi so far menurutku peran dia di drama ini adalah peran dia yang paling remarkable.

Akting Lee Se Young sebagai ratu juga gw acungin jempol. Ratu yang jutek dan jaga wibawa lama-lama jadi ratu yang lembut setelah jatuh cinta pada raja palsu. Susah lhoooo kayaknya, soalnya dia kudu akting muka datar tanpa ekspresi terus.


Selain akting Yeo Jin Goo, hal kedua yang gw suka dari drama ini adalah chemistry dengan lead female-nya terbangun dengan baik. Kisah cinta antara badut/raja palsu dengan sang ratu bikin hati gw baper. Karena ini adalah drama sageuk/kerajaan, jadi minim adegan skinship ya. Dan klo boleh gw ibaratkan, kisah cinta mereka berdua tu ibarat pasangan yang pacaran setelah menikah karena ta'aruf. Gimana ya.. malu-malu nggemesin gitu loh.. hehehe! Bahkan hanya adegan tatap-tatapan aja bisa bikin hati gw dag dig dug.


Yang gw suka lagi dari drama ini adalah OST dan backsound musiknya bagus. Backsound musik instrumentalnya tu sangat klasik, jadi drama ini terasa "sageuk banget". Kenapa menurut gw ini adalah sebuah keunggulan, karena jaman now tu banyak drama korea sageuk yang OST atau backsound musiknya terkesan modern banget untuk sebuah drama bertema kerajaan, jadi bikin feel-nya kurang dapet. 

Dari segi cerita, drama ini tu menurut gw lumayan berat konflik perebutan kekuasaan-nya, apalagi buat kalian yang jarang liat drama sageuk. Tapi kalo kamu memang hobi nonton drama sageuk, drama ini konfliknya seru banget. Untungnya penulis juga banyak selipin adegan-adegan lucu, jadi kita nonton drama ini rasanya ngga serius-serius amat. Terutama adegan bromance antara si badut/raja palsu dengan kasim, bikin ketawa gemez! Lalu adegan-adegan saat si raja palsu harus menyesuaikan diri dengan kehidupan kerajaan.. baca aja dia ga bisa gaiisss, jadi dia harus belajar baca tulis dulu wkwkwkwk

Haiiisss, gw nulis review drama ini jadi pengen ngulang nonton lagi.. beneran seru gaiss!

2 comments: