REVIEW DRAMA KOREA : LOVE AFFAIR IN THE AFTERNOON


Drama "Love Affair in The Afternoon" adalah drama korea yang diadaptasi dari serial terkenal Jepang berjudul Hirugao. Saking populernya di negeri sakura, serial tersebut bahkan diadaptasi ke bentuk novel dan juga film.

Drama yang dibintangi oleh Park Ha Sun dan Lee Sang Yeob sebagai pasangan utama, lalu Ye Ji Won dan Jo Dong Hyuk sebagai pasangan pendukung ini tayang di Channel A mulai tanggal 5 Juli 2019.

SINOPSIS


Son Ji Eun (diperankan Park Ha Sun) menjalani kehidupan rumah tangga yang membosankan. Ia dan suaminya terpaksa pindah ke sebuah kota kecil karena suaminya bekerja sebagai seorang PNS. Ia bekerja paruh waktu di sebuah supermarket. Ia merasa iri dengan kehidupan wanita yang tinggal di  depan rumahnya yang bernama Choi Soo Ah (diperankan Ye Ji Won). Choi Soo Ah terlihat anggun dan bahagia, suaminya kaya, anak-anaknya juga begitu manis. Suatu hari ia terlibat dalam suatu peristiwa yang mengungkap rahasia Choi Soo Ah. Karena peristiwa itu juga, ia jatuh cinta pada seorang pria yang berprofesi sebagai guru biologi bernama Yoon Jung Woo (diperankan Lee Sang Yeob).

REVIEW DARIKU

Ada sebuah kalimat dari drama ini yang terus terngiang-ngiang di kepala gw, yaitu..
"Cinta, kebahagiaan, kepercayaan. Kata-kata itu tidak pantas untuk orang yang berselingkuh."




Sesuai dengan judulnya, drama Love Affair in The Afternoon adalah drama korea yang inti ceritanya adalah tentang perselingkuhan. Hei hei, topik selingkuh adalah topik yang sangadh sensitif yaaaa... tapiiiiii... buat kdramalovers yang sudah berstatus emak-emak, jangan esmosi duluan yah, tahaaaann hehehe.. soalnya banyak banget pelajaran hidup yang dapat kita petik dari drama ini.

Dari sebelum tayang, drama ini memang cukup menarik perhatian, dari judulnya aja udah mengundang banget bikin penasaran, lalu poster dan video teasernya juga rada-rada hot gimana gitu.. bikin pikiran jadi ngeres.. tapi setelah nonton dramanya, woalaaahh ternyata adegan-adegannya ga sepanas seperti yang gw bayangkan (maklum, pikiran udah terlanjur liar hehehehe). Malahan gw baper dan sempet nangis waktu nonton drama ini.

Oke, yang perlu gw garis bawahi adalah drama ini genre-nya melodrama. Jadi alurnya rada lambat dan adegan-adegannya berasa slow motion, OST-nya juga mellow, ga ada adegan atau karakter lucu, jadi kadang gw pun ngerasa rada boring, rasanya pengen gw skip-skip ke inti permasalahan.. tapi biar nontonnya menghayati, akhirnya kaga gw skip.

Son Ji Eun dan pak guru biologi

tante Choi Soo Ah dan pelukis gila

Menurut gw drama ini ditulis dengan sangat bagus. Klimaksnya juga dapet.
Awal-awal episode gw dibuat emosi karena di drama ini ditunjukkan seolah-olah perselingkuhan adalah sesuatu yang mudah. Dua karakter utama wanita di drama ini memiliki sudut pandang yang berbeda tentang perselingkuhan.Yang satu berselingkuh hanya untuk having fun tanpa melibatkan perasaan, sementara yang satu lagi terjebak pada perselingkuhan yang melibatkan hati.

Tapi dengan semakin bertambahnya episode, yang awalnya kita disuguhi dengan cerita yang membuat hati emosi karena seolah-olah perselingkuhan itu bukanlah hal yang salah, di pertengahan drama kita mulai dikasih adegan yang memperlihatkan efek buruk dan konsekuensi dari perselingkuhan itu. 

Gw suka bagaimana penulis menggambarkan kehidupan rumah tangga Son Ji Eun dengan perlambang burung. Suami Son Ji Eun punya 2 burung yang dipelihara dalam sangkar, namanya Sarang (artinya cinta) dan Mi-deum (artinya bakti). Burung dalam sangkar ini melambangkan pernikahan, saat Sarang kabur dari sangkar.. saat itu juga cinta Son Ji Eun terhadap suaminya menghilang. Lalu datanglah satu burung lagi sebagai pengganti Sarang, namun burung tersebut tidak dapat disatukan dalam satu sangkar dengan Mi-deum, ini menggambarkan pergolakan batin Son Ji Eun dalam perselingkuhan. Sampai episode terakhir, burung masih dipakai sebagai perlambang lho.

Gw akan share nilai-nilai kehidupan yang gw petik dari drama ini yaitu :
  • KOMUNIKASI sangat penting dalam membina rumah tangga. Son Ji Eun adalah istri yang sangat patuh pada suaminya. Bertahun-tahun menjalani kehidupan rumah tangga yang membosankan tapi ia tidak pernah mengungkapkan apa yang ia rasakan pada sang suami. Ujung-ujungnya semua rasa bosan dan penat yang ia pendam sendiri membuat rasa cintanya pada sang suami jadi hilang. Akhirnya ia terjerumus pada perselingkuhan. Padahal seandainya ia mau mengutarakan isi hatinya, ngomong heart to heart dan mencari solusi bersama, rumah tangganya tidak akan hancur. Di drama ini kan sang suami juga sebenernya orangnya baik namun ia terlalu cuek hingga ga sadar klo istrinya bosan. 
  • RUMPUT TETANGGA SELALU KELIHATAN LEBIH HIJAU. Padahal ngga jugaaaaa... semua orang, semua pasangan dan semua keluarga pasti punya problematika sendiri-sendiri. Son Ji Eun merasa iri sama tetangganya yang cantik, tajir dan keluarganya terlihat bahagia. Padahal ternyata tetangganya, Choi Soo Ah, adalah tante-tante girang yang doyan having sex  untuk melepaskan stress karena ia tidak mendapatkan kasih sayang dari sang suami yang hanya mementingkan bisnis. 
  • DON'T JUDGE THE BOOK BY ITS COVER. Jangan menilai orang hanya dari tampak luarnya saja. Begitu Son Ji Eun tau bahwa Choi Soo Ah yang terlihat sempurna ternyata hobi selingkuh, dia langsung merasa jijik dan memandang rendah pada Choi Soo Ah. Tapi suatu hari saat Son Ji Eun merasakan hal yang sama, yaitu menyukai pria lain, ia baru bisa memahami kenapa perselingkuhan bisa terjadi. Karena mengontrol hati dan perasaan bukanlah sesuatu yang mudah.
  • JANGAN MEMBANGUN HUBUNGAN TANPA DASAR CINTA. Pasangan yang awalnya saling cinta aja bisa putus apalagi yang tanpa cinta. Yoon Jung Woo, bapak guru biologi menikah sama istrinya hanya karena merasa simpatik. Choi Soo Ah menikah sama suaminya karena suaminya kaya raya. Ya mana bisa bahagia...? 
  • JANGAN BERMAIN API JIKA TIDAK MAU KEBAKARAN. Jangan bermain cinta jika tidak mau menderita. Cinta adalah sesuatu yang memiliki kekuatan sangat besar dan cinta juga bisa menjadi sesuatu yang berbahaya. Klo sudah terjerumus cinta, susah untuk keluar dari jerat cinta.. hiyaaa hiyaaa... bahasanya now-nya susah move on. Awalnya Son Ji Eun juga merasakan pergolakan batin saat ia terjerumus cinta pada pak guru biologi. Tapi akhirnya ia memilih untuk mengabaikan janjinya sebagai seorang istri dan memilih lari ke pelukan pak guru biologi. Ending-endingnya dia malah terluka batin dan ia juga melukai batin suami dan orang-orang di sekitarnya. Dan luka itu akan terus membekas seumur hidup. Tak hanya Son Ji Eun, Choi Soo Ah yang biasanya selingkuh tanpa ada rasa cinta pun akhirnya kena batunya saat dia benar-benar mencintai orang yang diajaknya selingkuh, tak cuma kehilangan suami dan harta, ia pun juga kehilangan kasih sayang anak-anaknya.
  • SANKSI SOSIAL ADALAH HUKUMAN YANG BERAT. Di drama ini, terdapat adegan saat Son Ji Eun dilabrak didepan umum oleh istri pak guru biologi. Jaman sekarang gitu loh, apa-apa klo divideoin bisa jadi viral. Dengan viralnya video perselingkuhan itu, Son Ji Eun lalu dihujat oleh orang-orang. Ia juga kehilangan pekerjaan dan teman. Duh ngenes deh.. ibaratnya kelar hidup lo klo udah kena sanksi sosial, kecuali klo lo adalah orang yang ga punya malu, upsss!




Nah, tadi adalah beberapa pelajaran hidup yang gw petik dari drama ini.

Dari drama ini, gw juga belajar bahwa segala sesuatu (termasuk cinta) akan mempunyai arti yang berbeda jika dilihat dari sudut pandang yang berbeda. Bagi masyarakat umum, perselingkuhan adalah sesuatu yang tabu, buruk, kotor dan dosa. Tapi bagi orang yang menjalani perselingkuhan tersebut, mungkin ada yang memandangnya sebagai pelampiasan nafsu semata namun ada juga yang memandangnya sebagai rasa cinta. 

Untuk endingnya, gw seneng penulis membuat ending yang bahagia untuk semua pihak namun dengan cara yang benar dan masih dalam koridor norma. Drama ini cocok buat ditonton oleh para kdramalovers emak-emak agar termotivasi untuk senantiasa menjaga api cinta dalam keluarga, jangan sampai ada ruang buat pelakor!! Buat yang masih single juga bagus, agar mencari jodoh dan membangun rumah tangga dengan dasar cinta. 

Thanks for reading my review, nantikan review drakor lainnya dariku. Kamsahamnida!

No comments